AI dubbing: terjemahkan video Anda

Sulih suara video atau klip audio ke bahasa lain menggunakan AI di Sunra — 31 bahasa tujuan, perbedaan dubbing dengan voiceover, contoh praktis, persiapan sumber, dan kombinasi dengan lip-sync.

Dubbing menerjemahkan dan mengisi ulang suara pada audio yang sudah ada — atau seluruh video — ke bahasa lain. Satu klip bisa menjangkau banyak pasar tanpa harus merekam ulang. Sunra mendukung dubbing ke 31 bahasa tujuan, melalui mode audio studio › dubbing.

Bilah komposer audio studio (ditampilkan pada Text to Speech) — ganti dropdown kiri ke Dubbing, lalu pilih bahasa tujuan dan klik Generate.
Bilah komposer audio studio (ditampilkan pada Text to Speech) — ganti dropdown kiri ke Dubbing, lalu pilih bahasa tujuan dan klik Generate.

Dubbing vs voiceover

Keduanya terdengar mirip, tetapi menyelesaikan masalah yang berbeda:

  • Voiceover menghasilkan audio narasi baru dari skrip yang Anda ketik. Gunakan ini saat Anda menulis narasi dari awal.
  • Dubbing mengambil audio yang sudah ada dan merendernya dalam bahasa baru, mempertahankan waktu dan maksud aslinya. Gunakan ini saat Anda memiliki klip yang sudah selesai dan ingin versi terlokalkan.

Jika Anda belum memiliki klip, lihat Voiceover dan dasar-dasar audio untuk panduan lengkap studio terlebih dahulu.

Cara kerjanya

  1. Buka audio › dubbing.
  2. Unggah sumber — file audio atau video yang mengandung ucapan.
  3. Pilih bahasa tujuan (salah satu dari 31 pilihan — Inggris, Spanyol, Jepang, Korea, Prancis, Jerman, Portugis, Hindi, Arab, dan lainnya).
  4. Generate. Sunra akan mentranskrip, menerjemahkan, dan mengisi ulang suara, lalu mengembalikan hasil dubbing.

Contoh praktis

Anda memiliki demo produk berbahasa Inggris berdurasi 20 detik dan ingin versi bahasa Jepang:

  1. Unggah klip demo ke dubbing.
  2. Atur bahasa tujuan ke Japanese.
  3. Generate — Anda akan mendapatkan klip yang sama, ritme yang sama, kini dalam bahasa Jepang.

Jika pembicara terlihat di kamera, gerakan bibir masih akan sesuai bahasa Inggris; tambahkan sesi lip-sync untuk memperbaikinya (lihat di bawah).

Persiapkan sumber

Kualitas dubbing bergantung pada kualitas input:

  • Mulai dari audio yang jernih — kebisingan latar minimal, satu pembicara sekaligus, pengucapan yang jelas.
  • Hindari musik keras atau suara yang tumpang tindih di bawah ucapan; hal ini dapat membingungkan proses terjemahan.
  • Kalimat pendek yang terpisah dengan baik diterjemahkan lebih alami dibandingkan kalimat panjang yang menyambung.

Dubbing dan lip-sync

Dubbing hanya mengganti suara, bukan gambar — jadi pada video wajah berbicara, mulut masih bergerak sesuai bahasa asli. Agar bibir sesuai dengan audio baru, kombinasikan dubbing dengan lip-sync: lihat Talking avatars & lip-sync.

Tips
Untuk klip media sosial di mana wajah tidak selalu terlihat di kamera — voiceover di atas b-roll, demo produk, explainer tanpa wajah — dubbing saja biasanya sudah cukup. Gunakan lip-sync hanya ketika pembicara terlihat jelas di kamera sedang berbicara.

Kapan dubbing vs subtitle

  • Dub saat Anda ingin video terasa seperti bahasa asli — iklan, UGC, explainer yang ditujukan untuk wilayah baru.
  • Subtitle saat suara asli penting (wawancara, musik, talent yang sudah dikenal) atau anggaran terbatas.

Setelah di-dub, masukkan kembali klip tersebut ke alur video generator atau gabungkan dengan bagian lain dari proyek Anda.

Artikel terkait